Hai sobat bloggers Kembali di blog aku..... Kali ini saya akan menjelaskan materi yang ada dalam buku Ushul Fiqh kelas XI yaitu mengenai Al-Umuru Bimaqasidiha. Semoga paham Kita mulai KAIDAH PERTAMA : AL UMŪRU BIMAQĀS͎IDIHĀ Al-umūru bimaqāsidihā artinya segala sesuatu tergantung dari niatnya, dalam ushul fikih yang mana pengertiannya sangat luas: “Segala sesuatu baik ucapan maupun perbuatan kita ataupun seseorang hubungannya dengan Allah SWT atau sesama makhluk, maka nilainya ditentukan oleh niat atau tujuan melakukannya”. Dapat dikatakan bahwa segala apa yang kita lakukan tergantung pada niat kita. Contohnya ketika kita hendak mandi jika niatkan agar kita bersih ketika menghadap Allah ataupun agar kita mendapatkan keberkahan dari Allah maka hal tersebut akan dinilai sebagai ibadah dan berbanding terbalik apabila kita mandi yang kita niatkan agar banyak yang suka pada kita atau agar terlihat bersih di mata manusia tanpa ada niat karena Allah maka hal terseb...
Dalam Qs. Al-Baqarah ayat 102 وَاتَّبَعُوا مَا تَتْلُو الشَّيَاطِينُ عَلَى مُلْكِ سُلَيْمَانَ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَا أُنْزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوتَ وَمَارُوتَ وَمَا يُعَلِّمَانِ مِنْ أَحَدٍ حَتَّى يَقُولَا إِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلَا تَكْفُرْ فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَايُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ وَمَا هُمْ بِضَارِّينَ بِهِ مِنْ أَحَدٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ وَيَتَعَلَّمُونَ مَا يَضُرُّهُمْ وَلَا يَنْفَعُهُمْ وَلَقَدْ عَلِمُوا لَمَنِ اشْتَرَاهُ مَا لَهُ فِي الْآَخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ وَلَبِئْسَ مَا شَرَوْا بِهِ أَنْفُسَهُمْ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ Artinya: Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa ya...